Direktur Pusat Pelatihan Sepak Bola Nasional Predrag Djalovic menawarkan tim sepak bola Indonesia untuk berlatih di Serbia.
Tawaran itu disampaikan Predrag Djalovic kepada delegasi KONI Pusat yang
diketuai Ketua KONI Pusat Tono Suratman saat meninjau pusat pelatihan
sepak bola nasional Serbia di Stara Pazova, Serbia, Kamis (20/11) siang
waktu setempat.
Dalam kunjungan ke pusat olah raga sepak bola Serbia itu, Ketua KONI
didampingi Duta Besar RI untuk Serbia Semuel Samson dan Wakil Ketua Umum
bidang Kerja Sama Luar Negeri dan Hukum KONI Immanuel Inkiriwang serta
Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi Olah Raga Pendidikan dan
Penataran Suwarno Siparsono.
Dubes Semuel Samson mengakui pusat olahraga sepakbola nasional yang
dikelola secara profesional di Serbia itu layak disebut sebagai suatu
negara yang memiliki keunggulan di bidang olahraga.
Profesionalisme dan kepercayaan UEFA dan FIFA ikut membantu dalam
pembangunan pusat olah raga sepak bola di Serbia yang kemudian dikelola
secara mandiri.
Dikatakannya, dengan dilakukannya penandatangan kerja sama antara KONI
Pusat dan Asosiasi Olahraga Serbia (SAS), maka dua negara memasuki era
baru dari hubungan kerja sama khususnya dalam pembinaan olahraga kedua
negara.
Dubes mengharapkan kerja sama Indonesia dengan Serbia bisa terus ditingkatkan khususnya badiminton dan juga pencak silat.
Sementara itu Ketua KONI Pusat Tono Suratman menyampaikan penghargaannya
dan mendapat kesempatan bisa berkunjung ke pusat olahraga sepak bola
Serbia.
Selain digunakan untuk latihan sepak bola juga dapat dimanfaatkan untuk
atlet cabang lainnya seperti bola tangan, voli dan basket. "Salut dengan
kerja keras dan menjadi contoh bagi Indonesia," ujarnya.
Pusat pelatihan sepak bola Serbia saat ini juga sedang menerima tim bola
tangan dari Angola yang melakukan pelatihan dalam rangka persiapan
untuk Kejuaraan Bola Tangan Dunia di Serbia yang akan berlangsung pada
Desember tahun ini. (Ant)
